Panduan dalam Memilih Sekolah Pilot


Apakah Anda berencana untuk menyekolahkan buah hati Anda di sekolah pilot? Jika iya, itu adalah pilihan yang tepat karena sekolah ini akan memungkinkan anak untuk menjadi penerbang suatu saat ini. Menjadi pilot itu jelas sangat menguntungkan karena gajinya bisa puluhan juta rupiah per bulannya. Untuk itu, siapkan banyak dana mulai dari sekarang. Jika saat ini, anak Anda sudah lulus SMA dan Anda sudah memiliki dana yang cukup, segera temukan sekolah pilot yang tepat. Apabila Anda takut salah memilih, ada baiknya untuk mengikuti panduan dalam memilih sekolah pilot berikut:

Cek umur sekolah

Mungkin terdengar aneh, tapi perlu diketahui bahwa sekolah penerbangan yang umurnya baru 1-2 tahun bisa saja gulung tikar alias tutup karena bangkrut. Bayangkan bagaimana ruginya Anda dan buah hati Anda jika sudah keluar dana ratusan juta rupiah, tapi anak nasib anak menjadi tidak jelas karena sekolah ditutup. Bukan hanya Anda saja yang akan merasa kecewa dan depresi, besar kemungkinan anak Anda juga akan mengalami masalah yang sama. Untuk itu, cek umur sekolah terlebih dahulu. Idealnya, pilihlah sekolah pilot yang sudah berdiri lebih dari tiga tahun.

sekolah penerbangan di Indonesia

Lihat keberadaan bandara

Hal yang satu ini sering terlewatkan dan tidak diperhatikan oleh calon kadet atau orang tua saat memilih sekolah penerbangan. Perlu diketahui bahwa jika akademi pilot yang dipilih memiliki bandara yang juga dipakai untuk pesawat komersial, para siswa akan kekurangan jam terbang atau pembelajaran dan pelatihan akan berlangsung lama karena harus menyesuaikan dengan jadwal penerbangan pesawat komersil. Lalu yang bagusnya bagaimana? Pilih sekolah pilot dengan bandara sendiri atau bandara hasil kerjasama dengan sekolah pilot lain. Jika bandara miliki sekolah pilot, latihan menerbangkan pesawat bisa dilakukan kapan saja sehingga durasi pendidikan akan lebih cepat.

Ketahui jumlah instruktur

Berapa jumlah instrukstur ideal untuk sebuah sekolah penerbangan? Jawabanya tergantung pada jumlah kadet yang ada di sekolah tersebut. Idealnya 2 instruktur untuk 5 siswa. Hal ini penting untuk diperhatikan karena jika instrukturnya sedikit dan jumlah muridnya banyak, besar kemungkinan proses pembelajaran dan pelatihan akan berlangsung lama dan kurang efektif. Hal ini bisa berdampak buruk pada kemampuan siswa menerbangkan pesawat pada akhirnya.

Cek jumlah pesawat

Sama halnya dengan jumlah instruktur, jumlah pesawat latihan juga harus diperhatikan. Secara matematis, satu pesawat untuk 5 orang. Oleh sebab itu, jika sekolah pilot memiliki kadet sebanyak 50 orang, pesawat latihan mereka seharusnya berjumlah 10 unit. Bagaimana jika sekolah pilihan Anda dan buah hati memiliki pesawat yang sedikit? Jika siswanya sedikit, tidak masalah mendaftarkan anak ke sana. Namun, jika siswanya ada ratusan, sebaiknya cari sekolah yang lain karena hal ini dapat membuat kemampuan terbang anak tidak berkualitas akibat jam terbangnya banyak digunakan untuk menunggu antrian.

Di samping itu, jangan lupa juga untuk mengecek durasi pendidikannya. Ada baiknya untuk memilih sekolah dengan durasi satu tahun atau bahkan kurang dari satu tahun. Alasannya sederhana, semakin cepat lulus, maka semakin besar peluang untuk bisa memperoleh pekerjaan.