Jangan Terjebak Biaya Sekolah Pilot yang ‘Kelihatan’ Murah


sekolah penerbangan bAda berapa banyak sekolah pilot di Indonesia? Jawabannya ada banyak dan beberapa di antaranya adalah All Asia Aviation Academy, Aero Flyer Institute, Flybest Flight Academy, Proflight Pilot School, APG IAA Inc, Dirgantara Pilot School, Nusa Flying School, Bali International Flight Academy, Deraya Flying School, Alfa Flying School, STPI Curug, ATKP Surabaya, dan lain sebagainya. Setiap sekolah memiliki kelebihan masing-masing yang membuat mereka berbeda dari yang lain. Misalnya, AAA Academy: kelebihannya durasi pendidikan hanya 11 bulan dan biayanya murah, Aero Flyer Institute: kelebihannya sudah menyumbang banyak pilot untuk Citilink dan Batik Air, atau Dirgantara Pilot School: kelebihannya punya bandara sendiri dan biaya pendidikannya bisa dicicil 15 kali.

Tak heran, jika banyak orang yang ingin sekolah di sekolah pilot jadi bingung dengan keunggulan yang ditawarkan. Namun, fakta menunjukkan bahwa sebagain besar orang akan memilih sekolah penerbangan dengan biaya pendidikan yang murah dibanding dengan sekolah lain. Hal ini sah-sah saja untuk dilakukan, tapi bukan berarti dianjurkan ya. Mengapa? Alasannya karena tidak menutup kemungkinan bahwa sekolah pilot dengan biaya pendidikan rendah bisa mengalami kebangkrutan karena kekurangan dana. Di samping itu, ada juga kemungkinan bahwa para siswa tidak akan lulus tepat waktu karena pihak sekolah harus memperbaiki fasilitas yang ada. Nah, dalam kondisi ini, tak menutup kemungkinan proses pembelajaran dan pelatihan tidak ajan berjalan seperti biasanya.

uang aDi samping itu, Ada juga harus wapada dengan adanya biaya tersembunyi (hidden fee) yang bisa mencapai ratusan juta rupiah. Anda yang mengira bahwa Anda hanya akan mengeluarkan sedikit dana, tapi ternyata Ada harus keluar dana lebih besar setelah mengikuti proses pembelajaran dan pelatihan. Coba pilih, enakan pilih sekolah pilot dengan estimasi biaya pendidikan 600 juta rupiah atau sekolah pilot dengan estimasi biaya pendidikan sebesar 400 juta rupiah dan hidden fee sebesar 300 juta rupiah. Jelas sekolah pilot yang pertama bisa menjadi pilihan tepat.

Untuk menghindari kerugian ini, ada baiknya untuk lebih cermat saat menghitung biaya pendidikan di sekolah pilot yang diingikan. Di samping itu, ada baiknya juga untuk menanyakan secara rinci mengenai biaya pendidikan di sana. Misalnya, total biaya pendidikan 600 juta rupiah, tanyakan apakah uang tersebut sudah meliputi lisensi PPL, CPL, dan IR atau hanya PPL saja. Jika hanya PPL saja, tentu Anda butuh dana puluhan juta lagi untuk mendapatkan lisensi CPL dan IR. Jangan lupa juga untuk menanyakan apakah total biaya tersebut sudah termasuk biaya asrama dan makan selama di sana. Jika tidak, itu artinya Anda harus menyiapkan dana lagi untuk biaya asrama dan makan.

Biaya yang tadinya 600 juta rupiah, apabila sudah ditotal secara keseluruhan bisa mencapai 800 juta. Ini jelas sangat tidak menguntungkan Anda, apalagi jika jam terbang lebih banyak dipakai untuk menunggu antrian. Sudah pasti Anda akan menjadi lulusan yang kekurangan jam terbang. Perlu disadari bahwa hal ini akan membuat Anda kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kurang memahami materi dan pelatihan dengan baik.

Pilih Sekolah Pilot atau Akpol ya?


Ada banyak lulusan SMA atau sekolah sederajat yang tidak tahu akan kemana mereka nantinya setelah lulus sekolah. Hal ini disebabkan karena mereka tidak memiliki rencana yang jelas untuk kehidupan mereka di masa yang akan datang. Mereka menganggap bahwa hidup itu mengalir seperti air sehingga mereka menjalani kehidupan tanpa arah dan tujuan yang jelas. Di sisi lain, sebagian lulusan SMA bingung untuk menentukan pilihan antara kerja atau melanjutkan pendidikan. Bagi yang ingin melanjutkan pendidikan, mereka juga dihadapkan pada pilihan yang sulit, seperti memilih kuliah di universitas swasta atau negeri atau sekolah di sekolah kejuruan, seperti sekolah pilot dan akpol.

Well, jika kamu seorang lulusan SMA yang bingung menentukan pilihan apakah mau lanjut ke sekolah pilot atau akpol, ada baiknya untuk membaca informasi seputar kedua sekolah ini terlebih dahulu.

Sekolah pilot

sekolah penerbangan dSeperti yang Anda ketahui bahwa tujuan utama dibangunnya sekolah pilot adalah untuk menciptakan pilot-pilot profesional. Nah, jika kamu masuk ke sekolah ini, Anda memiliki peluang besar menjadi seorang pilot nantinya. Apakah bisa langsung menjadi pilot setelah lulus nantinya? Tentu jawabannya tidak karena harus mendaftarkan diri ke maskapai penerbangan dan mengambil lisensi ME terlebih dahulu. Jika lulus, belum langsung menjadi pilot di pesawat komersial, melainkan menjadi second atau first officer di pesawat kecil terlebih dahulu. Meskipun terbilang sulit dan memakan waktu lama, jika sudah jadi pilot pesawat komersial baru akan terasa enaknya. Ya, gaji pilot itu bisa lebih dari 50 juta per bulan. Kamu bisa membahagiakan orang-orang di sekitar Anda dengan mudah bila pendapatmu sebesar itu.

Bagaimana dengan biaya pendidikannya? Jika hanya punya dana di bawah 100 juta rupiah, pilihannya hanya sekolah pilot bersubsidi atau negeri. Di Indonesia hanya ada dua, yaitu STPI Curug (kabarnya sekarang subsidi sudah dicabut) dan ATKP Surabaya. Beda halnya jika punya dana di atas 500 juta rupiah, kamu bisa masuk ke sekolah pilot swasta, seperti AAA Akademi, BIFA, Bandung Pilot Academy, Flybest, dan lain sebagainya. Berapa lama durasi pendidikan di sekolah pilot? Tergantung sekolah pilot masing-masing, ada yang 1,5 tahun dan ada juga yang hanya 11 bulan. Sistem pembelajarannya gimana? Program pembelajaran di mulai dari ground school di mana kadet akan mempelajari teori seputar pesawat terbang. Lalu, setelah itu baru praktek dan terbang solo.

Akpol

akpolBanyak sekali generasi muda yang ingin masuk Akpol, apalagi jika ada keluarganya yang menjadi aparat penegak hukum. Untuk masuk ke akademi kepolisian ini terbilang gampang-gampang susah. Gampangnya, tidak ada biaya besar yang harus dikeluarkan karena calon siswa hanya diminta untuk memenuhi persyaratan dan mengikuti serangkaian tes yang sudah dipersiapkan. Susahnya, akpol tidak ada yang swasta, jadi jika tidak lulus, harus kembali mengulang tahun depan. Di samping itu, berhubung peminatnya banyak, tak heran jika jumlah peserta yang mengikuti tes akpol jumlahnya ribuan. Persaiangan ketat akan membuat para orang tua akan melakukan berbagai macam cara untuk membuat anaknya lulus.

Berapa lama durasi pendidikan di Akpol? Lama durasi pendidikannya adalah 4 tahun dan ketika lulus sudah langsung jadi polisi dengan pangkat inspektur polisi dua (Ipda). Berapa gajinya? Kisaran gajinya berada di 3,6 sampai 4,0 juta.

Berbeda halnya dengan sekolah pilot, di akademi kepolisian Anda akan diajarkan tentang kedisiplinan dan tanggung jawab. Latihan fisik akan sering sekali Anda jalani setiap harinya. Jika mental tidak kuat, rasa rindu rumah akan semakin kuat dan membuyarkan konsentrasi saat belajar. Untuk itu, selain memiliki fisik yang bagus, mental juga harus dibenahi mulai dari sekarang jika ingin sekolah di akademi ini.