Berbagi Lapangan Terbang di Cilacap


Berbagi Lapangan Terbang di Cilacap

Banyak yang beranggapan kalau semua sekolah pilot yang ada khususnya di Indonesia punya lapangan terbang sendiri. Padahal, sebetulnya ada beberapa sekolah yang saling berbagi lapangan terbang dengan sekolah pilot lain selain dengan komersil. Apa tidak bermasalah? Jauh lebih baik berbagi lapangan terbang dengan sekolah pilot lain, daripada harus berbagi dengan komersil. Kalau pesawat yang mau take off atau landing, mau tidak mau siswa harus menunggu dahulu untuk menerbangkan pesawat karena landasan pacu harus clear.

Inilah yang terkadang buat siswa sekolah pilot lama lulus dan tidak utuh menerima jam terbang. Namun, tidak juga baik kalau berbagi lapangan terbang dengan sekolah lain yang terlalu banyak. Dengan begitu, setiap sekolah bakal punya jatah pesawat latih yang sedikit. Menyinggung soal berbagi lapangan terbang, lapangan terbang di Cilacap salah satu yang dijadikan tempat berbagi oleh beberapa sekolah pilot selain di Curug dan Halim. Lebih lanjut, berikut beberapa sekolah pilot yang saling berbagi lapangan terbang di Cilacap:

Deraya Flying School

Sekolah pilot yang punya peserta didik tidak hanya dari domestik tetapi juga dari luar negeri ini didirikan pada tahun 1972 lalu. So, pengalamannya dalam mengembleng siswa sudah tidak diragukan lagi. Hanya saja, sekolah pilot ini masih berbagi lapangan terbang. Selain Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandara Adi Sumarmo Solo, dan Bandara Halim, Jakarta, Bandara Tunggul Wulung Cilacap juga menjadi tempat latihan terbang siswa. Sebagai informasi, sekolah pilot ini juga melayani bagi siapa saja yang ingin menyalurkan hobi terbang atau Joy Flight.

STPI

Sekolah pilot tertua di Indonesia cukup diminati, terutama mereka yang punya anggaran minim. Subsidi dari pemerintah membuat biaya pendidikan yang ditawarkan relatif minim. Namun, siswa harus siap berpindah-pindah tempat latihan karena sekolah yang berada di Curug ini tidak memiliki lapangan terbang pribadi. Bandara Budiarto Curug sebelumnya jadi lapangan terbang para siswa. Semakin banyaknya sekolah pilot yang menggunakannya, sekolah ini harus mencari lapangan terbang lain salah satunya di Cilacap. Bagi yang tertarik masuk STPI tahun ini, jangan kecewa karena STPI tidak menerima pendaftaran tahun ini karena sedang kepenuhan siswa.

Alfa Flying School

Baru berdiri sekitar tahun 2007 lalu, tapi sekolah pilot yang menawarkan program pendidikan PPL dan CPL & IR sudah cukup popular. Punya lebih kurang 11 pesawat latih, fasilitas yang ditawarkan oleh sekolah pilot ini adalah asrama yang berada di Cilacap, Solo, dan Cirebon. Sekolah ini juga menjadikan lapangan terbang di Cilacap sebagai tempat latihan terbang para siswa. Sebagai informasi tambahan, sekolah pilot ini menawarkan biaya pendaftaran lebih kurang 9 juta Rupiah yang tidak bisa dikembalikan jika siswa melakukan pembatalan atau gagal lolos jadi siswa Alfa Flying School karena kesehatan yang tidak baik, kemampuan bahasa Inggris yang minim, atau lainnya.

Genesa & Perkasa jadi sekolah pilot lainnya yang memanfaatkan lapangan terbang di Cilacap. Meski lebih baik sekolah pilot berbagi lapangan terbang dengan sekolah pilot lain daripada berbagi dengan komersil, nyatanya jauh lebih baik lagi kalau sekolah pilot punya lapangan terbang sendiri. Oleh karenanya, sebelum mendaftar cari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang sekolah pilot yang bakal dituju. Bila perlu ikuti seminar, cari alumni, atau konsultasi dengan tim sekolah pilot. Menyesal tidak pernah datang di awal, tapi di akhir 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *